Oleh: opek84jo | Januari 28, 2009

Menemukan-Mu

night

Dan akupun mulai sadar

Bahwa aku hanya seonggok daging

Serangka belulang

Seperangkat system organ

Dan sebentuk tubuh terukur

Yang kesemuanya tersusun rapi

Menjadi belia yang mencari arah

Bahwa ia adalah kebenaran

Menuju satu tujuan, adalah keabadian?

Seketika aku menghembus nafas panjang

Entah, pikiranku berkalut dengan cinta-cinta semu

Dan cita-cita yang nisbi

Aku sadar aku benar-benar ada

Meski tidak sebenarnya ada

Aku terdiam…

Memandangi langit malam gelap

Dengan bintang yang tak berbilang

seakan tak peduli pada bulan

yang tampak sepenggal dalam setengah malam

aku berfikir semuanya telah ada

meski semua tidak sebenarnya ada

sesekali aku tundukkan kepala

seolah mengerti bahwa aku bukan apa-apa

dalam ruang yang berbintang tak tebilang, bulan yang sepenggal

aku mencoba pejamkan mata

merasakan suatu kehadiran

dalam hening kalbu

diantara gelap malam

dikerumunan bintang-bintang

dihadapan bulan yang sepenggal separuh malam

yang kesemuanya ada

meski tak sebenarnya ada

merasakan keberadaan yang sebenarnya


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.